Tidak ada tombol reset

1 Januari 2008 - Leave a Response

Ketika kita sudah mulai memutuskan sebuah komitmen, biasanya ada hal-hal yang muncul untuk menggagalkannya. Hal-hal kecil, sepele, tapi mengganggu. Apalagi kalau kamu perfeksionis seperti aku. Rasanya ingin membatalkan semuanya dan mengulang lagi. Tapi ini hidup, bukan game atau komputer. Tidak ada tombol reset.

Seperti pagi ini. Aku sudah memutuskan beberapa resolusi, sederhana sebetulnya. Tapi baru beberapa jam kemudian, ketika seseorang menanyakan sesuatu padaku, baru aku ingat bahwa aku sudah lupa melakukannya. Sesaat rasanya kecewa, tapi lalu aku sadar, inilah yang biasanya membuat aku gagal. Setiap kali ada hambatan, aku memilih untuk mundur dan mencoba jalan lain.

Tapi tidak kali ini. Aku harus bisa mengatasinya. Aku mengakui kelalaianku, dan mencoba lagi, toh ini juga baru tanggal satu kan? Masih banyak kesempatan untuk memperbaikinya. Singkirkan penghalang dan maju terus.